Diskominfo Ngawi Tingkatkan Literasi SPBE untuk Percepat Birokrasi Digital 2026

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi menggelar Sosialisasi Literasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bagi para Kepala Perangkat Daerah dan perencana di lingkungan Pemkab Ngawi, Kamis (20/11/25) di Nata Azana Hotel. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kapasitas aparatur menuju percepatan birokrasi digital pada tahun 2026.

Kepala Diskominfo SP Ngawi Mahmud Rosadi, dalam laporannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan SPBE di daerah mengacu pada sejumlah regulasi nasional dan lokal, mulai dari Perpres 95/2018, Perpres 132/2022, hingga Perbup tentang Tata Kelola TIK dan SPBE. Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi SPBE diperlukan untuk memperkuat pemahaman pimpinan perangkat daerah terkait arah kebijakan digital pemerintah serta mendorong peningkatan Indeks SPBE Kabupaten Ngawi menuju kategori Sangat Baik.

“Transformasi digital menuntut kesiapan bersama. Ke depan, pelayanan pemerintah harus semakin terintegrasi, mulai dari proses kelahiran hingga seluruh siklus layanan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto, mengajak seluruh aparatur untuk lebih berani beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, tantangan digital akan jauh lebih mudah dihadapi ketika aparatur mulai mencoba dan membiasakan diri.

“Teknologi itu kalau belum dicoba terasa awang-awangen, tetapi setelah masuk ternyata biasa saja. Kuncinya mau belajar dan membiasakan diri. SPBE bukan hanya soal aplikasi, tetapi juga menyangkut kebijakan, data, dan keamanan informasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital merupakan strategi penting bagi Kabupaten Ngawi, terutama di tengah terbatasnya fiskal daerah, sehingga peningkatan kualitas layanan publik menjadi prioritas utama dalam mendukung kinerja pemerintahan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Kominfo UPT Surabaya, Maulia Jayantina Islami, S.Kom., M.T., dan diikuti para Kepala OPD, perencana, serta jajaran Diskominfo SP Ngawi. Melalui penguatan literasi SPBE, Pemkab Ngawi berharap terwujud birokrasi yang adaptif, transparan, dan terstandar dalam menghadapi tuntutan layanan publik digital.