July 15, 2024

Program Talkshow Radio Suara Ngawi kali ini bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Ngawi dengan narasumber Statistisi Ahli Muda, Yoyok Eko Cahyono dan Statistisi Penyelia Totok Hendro Sasongko pada Rabu (3/7/24) membahas SERUTI.

Dijelaskan Totok, SERUTI merupakan akronim dari Survei Ekonomi Rumah Tanga Triwulanan yang sebelumnya disebut SKKRT (Survey Khusus Konsumsi Rumah Tangga Triwulanan) dengan tujuan untuk mengetahui perekonomian dalam rumah tanga yang terintegrasi dengan kegiatan Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas). “Seruti 2024 mencakup 75.000 rumah tangga sampel setiap triwulan yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia”, katanya.

Untuk di kabupaten Ngawi, SERUTI dilaksanakan di 14 kecamatan dengan jumlah sampel sebanyak 200 rumah tangga (RT). Khusus untuk Triwulan II 2024 hanya dilaksanakan di 2 BS dengan jumlah sampel 20 RT. “Seruti dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan data untuk penyusunan PDRB Triwulanan. Penghitungan PDRB menggunakan 3 pendekatan yakni pendekatan produksi (PDRB lapangan Usaha), pendekatan pendapatan, serta pendekatan pengeluaran”, tutur Totok.


Lebih lanjut, Totok memaparkan bahwa Variabel yang dikumpulkan dalam Seruti 2024 mencakup keterangan rumah tangga; kuantitas dan nilai konsumsi makanan, minuman, dan rokok seminggu terakhir; nilai pengeluaran bukan makanan, selama sebulan dan 3 (tiga) bulan terakhir; nilai pendapatan, penerimaan, dan pengeluaran bukan konsumsi selama 3 (tiga) bulan terakhir; posisi aset dan kewajiban rumah tangga; serta persepsi terhadap kondisi ekonomi rumah tangga.

“Survey ini dilaksanakan pada Triwulan II pada 27 Juni-7 Juli, selanjutnya 1-30 September, dan berakhir pada 11-30 November 2024”, katanya.(*)