Ancaman Siber Meningkat, Diskominfo SP Ngawi Edukasi Perlindungan Data Pribadi

Kebocoran data pribadi berpotensi menimbulkan kerugian serius bagi masyarakat, baik secara materiil maupun terhadap keamanan dan privasi. Untuk meningkatkan kesadaran publik, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi menggelar edukasi perlindungan data pribadi melalui talkshow di Pro 2 FM RRI Madiun, Rabu (28/1/2026).

Talkshow bertajuk “Proteksi Data Pribadi” tersebut dikemas dalam program BREM dan menghadirkan Pengolah Data Keamanan Siber dan Sandi Diskominfo SP Ngawi, Sebbhie Tyasworo, sebagai narasumber. Dalam dialog tersebut, ia memaparkan berbagai ancaman keamanan siber yang kerap muncul seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari penggunaan media sosial hingga transaksi daring.

Sebbhie menegaskan bahwa data pribadi, seperti identitas diri, nomor telepon, alamat, hingga data keuangan, merupakan aset penting yang harus dilindungi. Menurutnya, kelalaian dalam menjaga data dapat berujung pada penyalahgunaan informasi.

“Melindungi data pribadi adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menjaga kerahasiaan kata sandi dan tidak sembarangan membagikan informasi pribadi di ruang digital,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo SP Ngawi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perlindungan data pribadi serta mampu menerapkan perilaku digital yang aman, bijak, dan bertanggung jawab. Bagi masyarakat yang belum mengikuti siaran secara langsung, talkshow tersebut dapat disimak kembali melalui kanal YouTube RRI Madiun. (Dikamsi)