Rawat Bumi dari Rumah, Pemkab Ngawi Dorong Sanitasi Berkelanjutan
Pentingnya pengelolaan limbah domestik yang aman dan berkelanjutan menjadi fokus pembahasan dalam program OPD Menyapa Radio Suara Ngawi, Selasa (9/6/2026), melalui tema “Sedot WC Bukan Sekadar Kuras, Tapi Rawat Bumi”.
Program yang menghadirkan Kepala UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Kabupaten Ngawi Yunan Adi Nugroho dan Kepala Bidang Perumahan Rakyat Disperkim Kabupaten Ngawi Wahyudi Puruhita itu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sanitasi yang baik guna menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah pencemaran.
Yunan menjelaskan, pengurasan septic tank secara berkala tidak hanya bertujuan menjaga fungsi sarana sanitasi rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya melindungi kualitas tanah dan sumber air dari pencemaran limbah domestik.
“Sedot WC bukan hanya soal membersihkan septic tank yang penuh, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Limbah domestik yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah dan air yang digunakan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat perlu memanfaatkan layanan sedot lumpur tinja resmi yang disediakan pemerintah daerah agar proses pengangkutan dan pengolahan limbah dilakukan sesuai standar serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
Sementara itu, Wahyudi Puruhita menegaskan bahwa sanitasi yang baik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan permukiman yang sehat dan layak huni.
“Sanitasi yang baik merupakan kebutuhan dasar. Karena itu, kami terus mendorong kesadaran masyarakat agar memperhatikan kondisi septic tank dan melakukan perawatan secara rutin demi menjaga kesehatan keluarga maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.
Melalui talkshow ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah domestik terus meningkat sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.


