Pendataan Lapangan SE 2026 Terus Berjalan, BPS Ngawi Apresiasi Respons Positif Masyarakat
BPS Kabupaten Ngawi terus melakukan pendataan usaha nonpertanian dalam rangka Sensus Ekonomi (SE) 2026 guna menghasilkan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi.
Kepala BPS Kabupaten Ngawi, Nasruddin, mengatakan pendataan lapangan merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan SE 2026 untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas usaha nonpertanian di daerah.
“Pendataan lapangan menjadi tahap penting untuk mendapatkan data usaha yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi,” ujarnya dalam program Talkshow Ngobrol Pintar (NgoPi) bersama BPS Ngawi yang disiarkan Radio Suara Ngawi, Jumat (24/7/2026).
Nasruddin mengapresiasi respons positif masyarakat dan pelaku usaha yang telah mendukung pelaksanaan pendataan. Menurutnya, partisipasi responden sangat membantu petugas dalam memperoleh data yang berkualitas sesuai kondisi di lapangan.
Sementara itu, Arif Wibowo menjelaskan bahwa petugas lapangan telah dibekali pelatihan dan pedoman teknis sebelum diterjunkan ke lapangan.
“Selain melakukan pencatatan data usaha, petugas juga memastikan informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga kualitas data tetap terjaga,” katanya.
Melalui pelaksanaan SE 2026, BPS Kabupaten Ngawi berupaya menyediakan data ekonomi yang komprehensif dan mutakhir sebagai gambaran kondisi usaha nonpertanian di daerah.
Hasil sensus tersebut akan menjadi salah satu rujukan dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi ke depan.


