Optimalkan Keamanan Siber, Dinas Kominfo Tiksandi Ngawi Terima Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Banjarnegara

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo Tiksandi) Kabupaten Ngawi menerima kunjungan kerja sekaligus studi banding dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, Slamet, bersama jajaran anggota dan pendamping Komisi I tersebut diterima secara resmi di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi pada Senin (29/06/2026).

Kehadiran wakil rakyat dari Kabupaten Banjarnegara ini disambut hangat oleh Kepala Dinas Kominfo Tiksandi Kabupaten Ngawi, Mahmud Rosadi, didampingi jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan dinas. Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka studi banding mengenai “Penguatan Infrastruktur Keamanan Siber dan Tata Kelola Sertifikat Elektronik di Lingkungan Pemerintah Daerah”.

Dalam sambutannya Mahmud Rosadi memaparkan bahwa penyelenggaraan keamanan siber di internal Pemkab Ngawi meliputi penyusunan kebijakan keamanan informasi, edukasi keamanan informasi bagi aparatur dan masyarakat, peningkatan kompetensi SDM, pelaksanaan keamanan informasi secara teknis, dan evaluasi keamanan informasi secara berkala.

“Dari sisi kebijakan, kami saat ini sedang melakukan pembahasan draf Perbup Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di Bagian Hukum. Selain itu, demi menjamin standardisasi prosedur kerja, Dinas Kominfo Tiksandi telah menyusun beberapa Standar Operasional Prosedur (SOP) baku, mulai dari manajemen insiden siber, pengujian keamanan aplikasi, pengamanan server, hingga tata cara pelindungan data pribadi,” urai Mahmud.

Terkait tata kelola sertifikat elektronik, Dinas Kominfo Tiksandi Ngawi telah menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) sejak tahun 2020. Hingga saat ini, pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) telah merekam sebanyak raturan pengguna (users) di lingkungan Pemkab Ngawi. Dinas Kominfo Tiksandi juga memfasilitasi integrasi TTE pada aplikasi milik Perangkat Daerah melalui Uji Penerapan Modul.

Kunjungan kerja yang berlangsung produktif ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif mengenai tantangan penanganan insiden siber dan taktik pengelolaan infrastruktur data. Acara kemudian ditutup secara formal dengan pertukaran plakat cinderamata serta foto bersama antar-delegasi daerah.