Menuju Desa Digital, Diskominfo Ngawi Matangkan Penilaian WebDesa SRIGATI Competition 2026

Sebanyak 38 desa dari 19 kecamatan di Kabupaten Ngawi siap bersaing dalam WebDesa SRIGATI Competition 2026. Untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi menggelar rapat teknis bersama tim juri di Mini Command Center (MCC), Rabu (8/7/2026).

Rapat teknis tersebut melibatkan Diskominfo SP Kabupaten Ngawi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa), Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK), serta Ngawi Tekno selaku tim juri.

JFT Pranata Komputer Diskominfo SP Kabupaten Ngawi, Haneka Gandjari, mengatakan WebDesa SRIGATI Competition merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mendorong percepatan transformasi digital di tingkat desa.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap website desa tidak hanya menjadi media publikasi, tetapi juga menjadi sarana penyebarluasan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Haneka, kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, terbuka, dan terpercaya terus meningkat. Karena itu, pemerintah desa perlu mengelola website dan media sosial secara aktif sebagai bagian dari pelayanan publik dan keterbukaan informasi.

Dalam rapat tersebut, tim juri membahas mekanisme serta unsur penilaian yang akan diterapkan kepada seluruh peserta. Aspek yang dinilai meliputi layanan administrasi desa, kelengkapan profil desa, serta kualitas dan kebermanfaatan informasi yang disajikan pada website desa.

Sebanyak 38 desa peserta yang merupakan perwakilan dari 19 kecamatan akan mengikuti proses penilaian untuk memperebutkan predikat terbaik dalam ajang tersebut.

Sementara itu, penghargaan bagi desa terbaik dijadwalkan diserahkan pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2026. Ajang ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan informasi yang semakin baik bagi masyarakat. (aptika)