Optimalkan Pengelolaan Website, Dinas Kesehatan Fokus Tingkatkan Akses Informasi Masyarakat
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan Diskominfo SP menggelar Sosialisasi Pengelolaan Website pada Selasa (9/12/2025) di Ruang Meeting 1 Dinas Kesehatan. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari seluruh bidang sebagai upaya memperkuat kualitas layanan informasi publik dan memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih cepat, resmi, dan mudah dipahami.
Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Agus Priyambodo, menekankan bahwa website kini menjadi kanal utama yang digunakan publik untuk mencari informasi layanan kesehatan maupun aktivitas pemerintahan.
“Informasi adalah penguasa di dunia. Website menjadi pintu utama masyarakat mendapatkan informasi resmi. Semua aktivitas dan layanan yang kita lakukan harus bisa diakses di sana,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa optimalisasi website dapat mengurangi pertanyaan berulang dari masyarakat.
“Prosedur, persyaratan, termasuk pertanyaan yang sering muncul perlu kita tampilkan. Jika masyarakat masih bingung, berarti konten website perlu kita perbaiki dan lengkapi,” tegasnya.

Narasumber dari Diskominfo SP, Yudha Indra Permana, menyampaikan materi terkait landasan hukum keterbukaan informasi publik serta standar pengelolaan website pemerintah sesuai ketentuan SPBE. Ia menegaskan bahwa website pemerintah berperan penting sebagai sarana transparansi, efektivitas layanan, dan komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Yudha juga menekankan penggunaan bahasa formal dan objektif dalam penulisan konten.
“Konten pemerintah tidak boleh memuat opini pribadi, unsur sensasional, atau data sensitif. Semuanya harus informatif, netral, dan sesuai kaidah,” jelasnya.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai alat bantu penyusunan draf konten dengan tetap mengikuti standar resmi pemerintah.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi pengelola website Dinas Kesehatan, sehingga informasi publik dapat disajikan lebih akurat, terstruktur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (APTIKA)


